Beranda » plafon gypsum » Membandingkan Plafon GRC dan Plafon Gypsum : Pilih Mana ?

Membandingkan Plafon GRC dan Plafon Gypsum : Pilih Mana ?

T Diposting oleh pada 2 May 2016
F Kategori ,
b Belum ada komentar
@ Dilihat 9669 kali

Mengapa judul tersebut muncul pada blog ini? Tidak bisa dipungkiri bahwa plafon GRC dan plafon gypsum saat ini sama-sama menjadi primadona untuk hunian maupun bangunan komersial. Masing-masing material memiliki kelebihan yang menarik bagi konsumen. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami karakter dasar kedua material ini agar tidak salah memilih sesuai kebutuhan bangunan.

perbandingan plafon grc dan gypsum

Dengan memahami perbedaan plafon GRC dan plafon gypsum sejak awal, Anda dapat menyesuaikan pilihan berdasarkan fungsi ruangan, kondisi lingkungan, serta anggaran yang tersedia.

Plafon GRC (Glassfiber Reinforced Cement Board)

Plafon GRC merupakan material plafon yang terbuat dari campuran semen dan serat kaca. Umumnya memiliki ukuran 60 x 120 cm dengan ketebalan sekitar 4 mm. Pemasangan plafon GRC biasanya menggunakan rangka kayu ukuran 4/6 atau 5/7, maupun rangka hollow 40/40.

Keunggulan utama plafon GRC adalah kekuatannya serta ketahanan terhadap air dan kelembapan. Secara harga material, plafon GRC memang lebih mahal dibanding plafon gypsum. Namun karena masa pakainya relatif lebih panjang, plafon GRC sering dianggap lebih tahan lama untuk kondisi tertentu.

Di Indonesia, penggunaan plafon GRC umumnya masih terbatas untuk plafon. Berbeda dengan di luar negeri yang memanfaatkannya juga sebagai siding dinding atau pelapis lantai area basah. Kekurangannya, proses pemasangan plafon GRC membutuhkan waktu lebih lama, tenaga lebih banyak, dan biaya pengerjaan yang lebih tinggi.

Plafon Gypsum

Plafon gypsum memiliki keunggulan utama pada kemudahan dan kecepatan pemasangan. Material ini bersifat non-combustible (tidak mudah terbakar), sehingga lebih aman apabila terjadi kebakaran. Kombinasi papan gypsum dengan rangka metal menjadikan sistem plafon cukup kuat dan stabil.

Hal yang sangat disukai oleh arsitek dan desainer interior adalah fleksibilitas gypsum yang mudah dibentuk menjadi berbagai desain plafon, serta hasil finishing yang rapi dengan sambungan yang hampir tidak terlihat.

Dari segi biaya, plafon gypsum umumnya lebih terjangkau dibanding plafon GRC. Kekurangannya terletak pada ketahanan terhadap air, khususnya untuk gypsum tipe standar.

Saat ini telah tersedia gypsum board tipe water resistant yang memiliki lapisan anti air dan biasa digunakan untuk area tertentu seperti dapur atau kamar mandi. Namun, harga material ini memang relatif lebih tinggi.

Perbandingan Plafon GRC dan Plafon Gypsum

Baik plafon GRC maupun plafon gypsum memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pemilihan material plafon sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan ruangan, kondisi lingkungan, serta anggaran yang dimiliki.

Untuk Anda yang menginginkan plafon rumah minimalis dengan desain menarik dan biaya pemasangan yang lebih efisien, plafon gypsum sering menjadi pilihan. Sebagai gambaran perencanaan anggaran, Anda dapat melihat estimasi biaya pasang plafon gypsum per meter sebagai referensi awal.

Kekurangan plafon gypsum terhadap air sebenarnya dapat diminimalkan dengan langkah-langkah berikut:

  1. Pilih plafon gypsum berkualitas tinggi atau tipe water resistant untuk area tertentu.
  2. Pastikan konstruksi atap rumah terpasang dengan baik dan bebas kebocoran. Untuk dak beton, gunakan lapisan waterproofing yang sudah teruji.
  3. Jika atap menggunakan rangka kayu dan penutup genteng, tambahkan lapisan triplek atau aluminium foil sebagai pelindung tambahan.
  4. Jangan terburu-buru memasang plafon gypsum setelah atap selesai. Tunggu minimal 1×24 jam untuk memastikan tidak ada kebocoran.

Saat ini, estetika interior telah menjadi kebutuhan penting dalam hunian. Dengan pemilihan material plafon yang tepat, tampilan rumah dapat terlihat lebih rapi, nyaman, dan bernilai estetika tinggi.

FAQ Seputar Plafon GRC dan Plafon Gypsum

Mana yang lebih cocok untuk rumah tinggal, plafon GRC atau gypsum?

Untuk rumah tinggal, plafon gypsum lebih sering digunakan karena pemasangannya cepat, desainnya fleksibel, dan biaya relatif lebih terjangkau.

Apakah plafon gypsum aman digunakan?

Ya, plafon gypsum bersifat tidak mudah terbakar dan aman digunakan, selama pemasangan rangka dan finishing dilakukan dengan benar.

 

 

 

Belum ada Komentar untuk Membandingkan Plafon GRC dan Plafon Gypsum : Pilih Mana ?

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Membandingkan Plafon GRC dan Plafon Gypsum : Pilih Mana ?

perbandingan plafon grc dan gypsum

Kenali! 3 Material Plafon Yang Populer Disini

T 14 September 2017 F A Petra Truss

Plafon / yang biasa disebut langit-langit merupakan komponen bangunan yang berfungsi sebagai lapisan yang membatasi tinggi suatu ruangan. Plafon juga berguna untuk keamanan, kenyamanan dan keindahan. Tinggi rendahnya plafon sangat menentukan tampilan suatu ruangan, ketinggian plafon diukur mulai dari permukaan... Selengkapnya

8 Kelebihan Plafon PVC yang Harus Kamu Ketahui

T 13 October 2020 F A Petra Truss

Plafon PVC adalah jenis plafon yang terbuat dari bahan PVC (PoliVinyl Chloride), sangat ringan dan memiliki banyak keunggulan. Di antaranya tahan air, anti rayap dan tidak merambatkan api atau istilahnya flame retardant. Plafon PVC merupakan jawaban atas kekurangan dari material... Selengkapnya

harga besi hollow galvanish, harga besi hollow plafon, harga plafon 2015, rangka plafon, aplikator plafon di bogor, model plafon gypsum, model plafon kantor, model plafon rumah, model plafon toko, plafon di bogor, plafon gypsum grc minimalis, plafon gypsum jayaboard, aplikator gipsum, harga pasang, pasang baja ringan, atap baja ringan murah, harga kanopi baja ringan, canopy baja ringan murah, gypsum, plafon jayaboard, plafon minimalis, baja ringan murah, pasang kanopi baja ringan jakarta, bogor, depok, tangerang, bekasi

Hemat Uang Keluar dengan Plafon Minimalis

T 27 May 2016 F A Petra Truss

Saat ingin membeli sesuatu yang banyak orang inginkan adalah memanfaatkan pengeluaran mereka untuk lebih hemat. Tidak heran ketika orang-orang selalu mengejar diskon dan potongan harga agar mendapat harga yang lebih murah. Karena apa? Kembali lagi kepada kata “hemat”. Ternyata hemat... Selengkapnya

+ SIDEBAR