Beranda » Uncategorized » 3 Jenis Lampu Untuk Plafon Rumah Minimalis

3 Jenis Lampu Untuk Plafon Rumah Minimalis

T Diposting oleh pada 18 February 2018
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 8325 kali

Lampu pada plafon rumah merupakan satu hal penting yang tidak boleh disepelekan. Lampu downlight atau lampu yang tergantung di bagian langit-langit ruangan contohnya.

Banyaknya jenis lampu plafon di pasaran, mungkin akan menyulitkan Anda untuk memilih lampu yang cocok. Rumah minimalis hanya perlu sentuhan yang sederhana (simple).

Lampu yang cocok untuk rumah Anda ialah lampu yang dapat memberi pencahayaan yang baik. Lihat 3 Jenis Lampu Untuk Plafon Rumah Minimalis dibawah ini untuk memudahkan Anda :

1. Lampu LED Panel

Lampu LED merupakan yang paling populer digunakan pada plafon rumah minimalis. Lampu LED panel berbentuk bulat atau tabung akan memberikan kesan cahaya yang tersembunyi. Bentuk lampu yang terkesan ‘menghilang’ ini sangat khas dengan tema minimalis.

Karena lampu ini ditanam di dalam plafon, maka cahayanya akan memancar pada dinding, lantai, dan plafon. Kesan dramatis membuat langit-langit menjadi lega dan cocok diaplikasin pada berbagai ruangan.

Tidak hanya satu titik, lampu LED panel umumnya dipasang hingga enam buah atau sesuai keperluan asupan cahaya yang mengelilingi ruangan.

2. Lampu Kotak

Selain lampu LED panel, lampu kotak juga menjadi pilihan yang banyak digemari. Dengan pencahayaan yang lebih terang dan besar, lampu kotak biasanya dipasang pada ruang tamu / ruang keluarga.

Untuk ruangan yang lebih luas, lampu kotak biasanya dikombinasikan dengan lampu LED. Pilih lampu kotak dengan nuansa warna bening atau hitam putih yang desainnya simpel agar kesan minimalis tetap terasa. (Ketahui Juga 6 Macam Material Plafon Rumah Disini)

3. Lampu Hias

Dan jenis yang terakhir ialah  lampu hias. Ketika Anda ingin memakai lampu hias, pastikan plafon Anda memiliki ketinggian yang cukup, setidaknya 4 meter dari lantai ke langit-langit.

Tujuannya, agar lampu hias yang digantung menjuntai ini tidak membuat rumah Anda terkesan sempit. Kemudian, pilih lampu gantung dengan desain yang sederhana. Sesuaikan dengan pilihan perabot yang ada di ruangan Anda.

(Lihatlah 4 Perbandingan Shunda Plafon & Plafon Gypsum)

 

Belum ada Komentar untuk 3 Jenis Lampu Untuk Plafon Rumah Minimalis

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait 3 Jenis Lampu Untuk Plafon Rumah Minimalis

6 Macam Material Plafon Rumah Minimalis

T 20 April 2016 F A Petra Truss

Saat ini, trend plafon rumah minimalis sedang naik daun. Masyarakat awam menganggap bahwa segala model plafon yang diaplikasikan pada rumah bergaya minimalis itulah yang disebut dengan plafon rumah minimalis. Namun pada kenyataannya, model plafon yang digunakan pada rumah tinggal bergaya... Selengkapnya

plafon-baja-ringan

Kenapa Memasang Plafon Rumah Dengan Baja Ringan?

T 12 May 2016 F A Petra Truss

Atap adalah salah satu pelindung utama dari sebuah rumah. Melindungi anda dari sengatan matahari, hujan deras dan angin kencang. Membangun atap berarti membangun sebuah komitmen penting. Anda pasti tidak menginginkan rumah anda memiliki atap yang mudah bocor dan juga rusak... Selengkapnya

harga besi hollow galvanish, harga besi hollow plafon, harga plafon 2015, rangka plafon, aplikator plafon di bogor, model plafon gypsum, model plafon kantor, model plafon rumah, model plafon toko, plafon di bogor, plafon gypsum grc minimalis, plafon gypsum jayaboard, aplikator gipsum, harga pasang, pasang baja ringan, atap baja ringan murah, harga kanopi baja ringan, canopy baja ringan murah, gypsum, plafon jayaboard, plafon minimalis, baja ringan murah, pasang kanopi baja ringan jakarta, bogor, depok, tangerang, bekasi

Hemat Uang Keluar dengan Plafon Minimalis

T 27 May 2016 F A Petra Truss

Saat ingin membeli sesuatu yang banyak orang inginkan adalah memanfaatkan pengeluaran mereka untuk lebih hemat. Tidak heran ketika orang-orang selalu mengejar diskon dan potongan harga agar mendapat harga yang lebih murah. Karena apa? Kembali lagi kepada kata “hemat”. Ternyata hemat... Selengkapnya

+ SIDEBAR